Kamis, 23 Agustus 2018

Lepas Juang

Rasanya baru kemarin
Kita bersama menyusun bait-bait mimpi itu

Mungkin masih terasa dini
Untuk kita mengeja kisah setahun sepagi ini

Tapi sejenak perlu kita renungkan
Apa yang sudah kita jejakkan
Pada lembaran hidup yang baru saja kita lewati
Yang akan kita narasikan pada guru dan anak murid nanti

Mungkin kau masih ingat
Tentang harapan yang pernah kita teriakkan
Yang memenuhi langit-langit kelas persegi itu

Mungkin juga kau belum lupa
Pada ikrar yang tertancap di relung dada
Membakar dingin membelah sunyi
Syahdunya Gunung Gede di tepian pagi

Kuharap kau masih menggenggamnya
Mimpi-mimpi itu, juga semangat itu
Meski nanti raga tak lagi saling menyapa

Kau harus tahu
Betapapun kau merasa payah
Dengan segala beban yang mencengkeram pundakmu
Ingatlah
Bahwa kita sudah pernah melalui itu semua

Pada Agustus yang tak sempat berlalu
Kutitipkan rindu ini padamu

Terimakasih
Untuk dua bulan yang tak tergantikan

Jakarta, 24 Agustus 2018


*Puisi ini ditulis untuk melepas kepergian Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia Angkatan 2 ke tanah pengabdian

1 komentar:

  1. Terima kasih kak atas 2 bulan pengalaman dan pembelajarannya.

    BalasHapus